|

PDAM Bantah Jadi Penyebab Jalan Rusak di Ring Road Winangun, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan Perbaikan

MANADO –Sidik-investigasinews.my.id

Polemik kerusakan ruas jalan di kawasan pertigaan Ring Road Winangun, Kota Manado, terus menjadi perhatian masyarakat. Setelah sebelumnya muncul dugaan bahwa kerusakan jalan dipicu kebocoran pipa air, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Manado akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menggunakan hak jawab untuk meluruskan informasi yang beredar.

Direktur Utama PDAM Kota Manado, Meiky Taliwuna, menegaskan bahwa kebocoran pipa yang sempat terjadi di lokasi tersebut telah ditangani beberapa hari sebelumnya dan tidak lagi menjadi penyebab genangan air maupun kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat.

“Yang bocor hanya pipa berukuran 0,5 inci dan sudah kami perbaiki tiga hari yang lalu,” ujar Meiky.

Ia menjelaskan, PDAM memiliki tim teknis yang setiap hari siaga untuk menangani laporan kebocoran pipa. Menurutnya, setiap laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti agar pelayanan air bersih tetap berjalan optimal dan tidak mengganggu aktivitas warga.

“Pipa bocor setiap hari kami perbaiki. Begitu ada laporan, tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan,” tegasnya.

PDAM juga menyampaikan bahwa perbaikan jaringan pipa merupakan pekerjaan rutin yang dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Sebelumnya, kondisi jalan di pertigaan Ring Road Winangun menjadi sorotan setelah banyak pengendara mengeluhkan lubang dan genangan air yang menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama pada jam sibuk. Dalam penjelasan sebelumnya, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara menyebut kondisi tersebut diduga berkaitan dengan adanya kebocoran pipa di bawah badan jalan.

Namun, setelah adanya klarifikasi dari PDAM, perhatian masyarakat kini mulai tertuju pada kualitas pekerjaan perbaikan jalan yang dinilai belum memberikan hasil maksimal.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku berharap pemerintah dan instansi terkait tidak saling menyalahkan, melainkan fokus menyelesaikan persoalan hingga tuntas.

“Menurut saya, kualitas jalan yang diperbaiki kurang bagus, terkesan asal jadi. Jangan selalu melempar tanggung jawab kepada PDAM. Yang masyarakat inginkan adalah jalan yang benar-benar diperbaiki dengan baik sehingga tidak rusak lagi. Kami berharap ini menjadi perbaikan yang terakhir dan tidak berulang,” ujarnya.

Warga berharap BPJN Sulawesi Utara melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pekerjaan di lokasi tersebut agar anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang kuat, aman, dan tahan lama.

Masyarakat juga meminta agar seluruh instansi terkait memperkuat koordinasi sehingga setiap persoalan di lapangan dapat diselesaikan tanpa saling menyalahkan. Dengan demikian, kepentingan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama, mengingat ruas Ring Road Winangun merupakan salah satu jalur vital dengan volume kendaraan yang tinggi setiap harinya.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari pihak terkait untuk memastikan penyebab utama kerusakan jalan serta menjamin kualitas perbaikan sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Redaksi

Berita Terkait