|

Ir. Ringgo Radetyo Pimpin PJN Wilayah I BPJN Sulut dengan Prestasi Tinggi, Serapan Anggaran 2025 Tembus 99 Persen, Anggaran 2026 Capai Rp 90 Miliar,

Ir. Ringgo Radetyo Pimpin PJN Wilayah I BPJN Sulut dengan Prestasi Tinggi, Serapan Anggaran 2025 Tembus 99 Persen, Anggaran 2026 Capai Rp 90 Miliar,

Minahasa Utara3 Februari 2026

Di tengah sorotan publik terhadap kinerja pengelolaan anggaran negara, Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara justru mencatatkan capaian gemilang. Di bawah kepemimpinan Ir. Ringgo Radetyo/Redetiyo, S.T., M.Eng., IPU, ASEAN Eng., kinerja pelaksanaan proyek infrastruktur jalan nasional dinilai sangat optimal dan terukur.

Menjelang akhir Tahun Anggaran 2025, PJN Wilayah I BPJN Sulut berhasil mencatat realisasi fisik dan penyerapan anggaran hingga 99 persen. Angka ini menjadi bukti nyata efektivitas manajemen, perencanaan matang, serta pengawasan ketat yang diterapkan langsung oleh Kasatker PJN Wilayah I tersebut.

Sebagai sosok teknokrat berpengalaman di bidang infrastruktur, Ir. Ringgo Radetyo dikenal konsisten menempatkan kualitas konstruksi, keselamatan pengguna jalan, serta ketepatan waktu pelaksanaan sebagai prioritas utama. Dalam setiap program kerja, ia menegaskan bahwa pembangunan jalan nasional tidak sekadar mengejar target serapan anggaran, tetapi harus benar-benar berdampak pada kenyamanan dan keamanan masyarakat.

“Jalan nasional adalah urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat. Karena itu, kondisi jalan harus selalu dalam keadaan mantap dan siap digunakan dalam segala situasi,” demikian prinsip kerja yang terus ditegaskan dalam setiap evaluasi internal.

Wilayah kerja PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara mencakup sejumlah ruas jalan nasional strategis, antara lain Manado–Tomohon, Manado–Minahasa Selatan (Minsel), serta ruas Tenggari, yang dikenal memiliki volume lalu lintas tinggi dan peran vital dalam mendukung sektor perdagangan, logistik, serta pariwisata daerah.

Pengelolaan ruas-ruas tersebut tidak terlepas dari tantangan geografis Sulawesi Utara yang rawan longsor dan cuaca ekstrem. Menyikapi hal itu, Ir. Ringgo memastikan ketersediaan alat berat yang selalu siaga, khususnya pada titik-titik rawan bencana, guna menjamin respons cepat apabila terjadi gangguan lalu lintas.

Memasuki Tahun Anggaran 2026, pemerintah pusat kembali memberikan kepercayaan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 90 miliar untuk PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara. Anggaran ini akan difokuskan pada kegiatan pemeliharaan rutin, peningkatan kualitas jalan, serta penanganan titik-titik kritis yang berpotensi menghambat konektivitas wilayah.

Ir. Ringgo Radetyo menegaskan komitmennya untuk mengelola anggaran negara secara transparan, efisien, dan akuntabel, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan nasional.

Dengan rekam jejak kinerja yang solid dan capaian yang terukur, kepemimpinan Ir. Ringgo Radetyo di PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara dinilai menjadi contoh positif pengelolaan proyek strategis nasional yang berorientasi pada hasil dan kepentingan publik.

Redaksi

Berita Terkait