Manado, Sidik-Invesrigasinews.my.id
Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan berintegritas melalui pelaksanaan Forum Komunikasi Publik (FKP) yang digelar di Aula BWS Sulawesi I, Jalan Mr. A.A. Maramis, Kairagi Dua, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Jumat (19/12/2025).

Forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara BWS Sulawesi I dan para pemangku kepentingan, khususnya insan pers, guna membangun komunikasi dua arah yang konstruktif serta mendorong peningkatan kualitas layanan publik yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan FKP tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan evaluasi kinerja penyelenggara layanan.
Kepala BWS Sulawesi I, Ir. Sugeng Harianto, M.Si., M.T., menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan sumber daya air saat ini semakin kompleks, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap kinerja pemerintah yang profesional dan akuntabel.
“BWS Sulawesi I memiliki peran strategis dalam pengelolaan sumber daya air, mulai dari perencanaan hingga operasi dan pemeliharaan infrastruktur air, baik untuk konservasi, pendayagunaan, maupun pengendalian daya rusak air,” ujar Sugeng.
Ia menjelaskan, ruang lingkup tugas BWS Sulawesi I mencakup pengelolaan sungai, pantai, bendungan, danau, embung, irigasi, rawa, air tanah, air baku, hingga sistem drainase utama perkotaan. Luasnya mandat tersebut, menurutnya, menuntut peningkatan kualitas pelayanan yang berkelanjutan.

Dalam konteks peningkatan layanan, Sugeng menekankan pentingnya mekanisme umpan balik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi kinerja. Salah satu instrumen utama yang digunakan adalah Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).
“SKM menjadi alat ukur yang objektif bagi kami untuk mengetahui sejauh mana pelayanan yang diberikan telah memenuhi harapan publik. Hasil survei ini akan menjadi dasar perbaikan dan inovasi layanan ke depan,” jelasnya.
Selain peningkatan kualitas layanan, BWS Sulawesi I juga menaruh perhatian besar pada pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani. Sugeng menegaskan bahwa keberhasilan ZI membutuhkan keterlibatan aktif seluruh jajaran organisasi.
“Internalisasi nilai integritas harus dilakukan secara konsisten, dari pimpinan hingga pelaksana. Ini menjadi semakin penting di tengah kondisi musim hujan, di mana kesiapsiagaan dan kepedulian terhadap lingkungan sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan saluran air, sebagai bagian dari upaya pencegahan banjir dan kerusakan lingkungan.
Sementara itu, Kasubag Umum dan Tata Usaha BWS Sulawesi I, Jacqueline L. Tahar, S.H., yang juga selaku ketua panitia menyampaikan bahwa BWS Sulawesi I terus mendorong penguatan kapasitas tim pelayanan agar mampu mendampingi masyarakat secara optimal dalam mengakses layanan publik.

“Komitmen kami adalah memastikan setiap layanan dapat diakses dengan mudah, jelas, dan sesuai standar. Jika masih ditemukan kekurangan, maka penyempurnaan layanan wajib dilakukan berdasarkan asas pelayanan publik,” ujarnya.
Melalui Forum Komunikasi Publik ini, BWS Sulawesi I berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, media, dan masyarakat, sehingga pelayanan publik di sektor sumber daya air dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan, profesional, dan berintegritas.
(Redaksi)

